LINGKAR WARTA (Klaten) – Semarak peringatan Hari Kemerdekaan RI terasa di Desa Wonosari Kecamatan Trucuk. Ribuan warga dari 7 RW tumpah ruah mengikuti kegiatan Jalan Sehat dan Gebyar Undian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2026, Minggu (30/8/2026) pagi.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna desa ini tidak hanya berupa olahraga. Pemerintah Desa Wonosari sengaja menggabungkan jalan sehat dengan pengundian PBB, senam lantai, stand pelayanan publik, hingga bazar UMKM.

“Dengan menggabungkan kegiatan PBB dan jalan sehat, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih sadar dan tertib membayar pajak. Alhamdulillah, antusiasme warga tahun ini meningkat terus,” ujar perangkat Desa Wonosari Slamet Riyanto.

Catatan panitia, peserta yang hadir mencapai lebih dari 1.000 orang dari 7 RW. Satu RW lainnya berhalangan hadir karena bertepatan dengan agenda.

Untuk menarik minat warga, panitia menghadirkan berbagai stand pelayanan. Di antaranya BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Bank BRI, stand obat herbal, Puskesmas Rute 2 dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, Program Keluarga Harapan (PKH), serta Taman Bacaan Masyarakat yang menyediakan koleksi buku dan mainan edukasi untuk anak-anak.

Selain itu, stand UMKM dari pelaku usaha lokal juga dibuka. Tujuannya agar masyarakat lebih dekat dengan produk lokal sekaligus dengan pelayanan pemerintah.

Acara dibuka secara resmi oleh Camat yang hadir mewakili Bupati Klaten. Turut hadir Ketua BPD, para Ketua RT, Ketua RW, dan seluruh lembaga desa.

Puncak acara adalah pengundian PBB dengan hadiah utama berupa sepeda. Hadiah tersebut merupakan sumbangan dari Bapak Basuki Efendi dan Bapak Bupati.

Dewan juga dijadwalkan hadir. Berdasarkan konfirmasi, Ibu Kadarwati akan hadir menjelang siang.

Pemerintah Desa Wonosari berharap kegiatan ini tidak hanya menggugah semangat gotong royong dan kerukunan warga, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air di bulan Kemerdekaan.

“Dengan kegiatan seperti ini, kami ingin masyarakat semakin guyub rukun. Sekaligus, kehadiran stand UMKM dan pelayanan publik membuat warga lebih mudah mengakses layanan pemerintah,” pungkasnya.(Apri)